pantun melayu

By monas08

Hai, kamu tau gak? saya memiliki lebih dari 300 buah pantun melayu yang saya ciptakan sendiri sejak saya masih duduk di slta kira-kira tahun 1978 dan sejak tahun 1997 saya tidak pernah lagi menulis pantun. Saya sangat suka pantun melayu tapi mungkin karena saya dari suku melayu juga.
Pantun yang saya tulis ini asli buatan saya bukan saduran contekan dan semacamnya dan belum pernah publikasikan di media manapun. Saya memperhatikan bahasa pantun melayu sangat santun dan penuh dengan filosofy walau pun isinnya ada yang nakal, jenaka, sedih dan bahkan marah, tetapi tetap saja santun bahasanya coba simak;

angin puyuh dangau begetar
dangau tetangge bekayu jati
sedan tangis siumang lapar
bapak lah mati umak pun pegi

awan gelap menutup bukit
guruh menyambar bukit begetar
lame bersabar hidup masih sempit
yaa Allah tuhan mohon didengar

anak siamang meniti tebing
anak kijang mandi di tebat
sudikah adik abang sanding
abang nak jadikan bini ke empat

sungguh tinggi bukit barisan
tempat orang mencari cendawan
sungguh malang abang ku sayang
cakapnya enak berotak jalang

santun dan enak didengarkan???
dilli,230608

Tinggalkan Balasan